Pengertian Komet, Sejarah, Bagian - Bagian Dan Ciri - Cirinya

Assalamu alaikum, Sahabat Tombak Ilmu   

Pengertian Komet

      Komet merupakan benda langit kecil berekor yang mengelilingi matahari, tetapi tidak termasuk ke dalam kelompok planet atau bintang atau asteroid. Litasan hasil komet mengelilingi matahari dapat berbentuk elips atau parabolaris bahkan hiperbolis. Bagian yang biasa disebut ekor koment merupakan kabut tipis berdebu yang terbentuk dari penguapan materi komet ketika mendekati matahari. Panjang ekor komet dapat mencapai jutaan kilometer dan beberapa komet menempuh jarak yang lebih jauh dari komet saat mengelilingi matahari. Karena jarak yang bervariasi, maka waktu komet dalam mengelilingi matahari juga dapat berbeda beda, beberapa komet bahkan membutuhkan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit matahari. Garis tengah inti komet hanya sekitar 8 – 25 km.






Sejarah Terbentuknya Komet

    Kemunculan komet sudah disadari oleh leluhur kita sejak lama, dulunya komet dipercaya sebagai suatu pertanda akan datangnya bencana besar. Bangsa cina saat itu mempercayai bahwa komet adalah objek luar angkasa yang beredar sama halnya dengan planet. Sedangkan bangsa Yunani beranggapan bahwa terlihatnya komet merupakan fenomena atmosfer yang disebabkan oleh uap air dari permukaan bumi. Banyak asumsi dari para ahli tentang fenomena komet dari masa ke masa.

     Isaac Newton kemudian menemukan metode untuk dapat menghitung orbit sebuah komet. Newton mengungkapkan bahwa komet yang terlihat pada bulan Desember tahun 1680 membentuk orbit parabola yang panjang. Temuan ilmuan pada masa itu Edmond Halley mendukung teori Newton sehingga diambil suatu kesimpulan bahwa komet yang mereka amati adalah komet yang sama dan komet merupakan objek yang mengelilingi matahari sama seperti kebanyakan objek di tata surya.

     Komet berasal dari bagian di luar sistem tata surya yang disebut Awan Oort. Terdapat triliunan komet di dalam awan oort ini. Seiring berjalanny waktu, komet terpisah dari awan dan masuk dalam ruang lingkup gravitasi matahari. Komet terdbuat dari gas dan debu yang padat juga stabil.

      Banyak teori dan hipotesis yang diperkenalkan untuk proses terbentuknya komet dalam satu abad terakhir. Teori yang paling dapat diterima adalah yang menyebutkan bahwa komet terbentuk pada saat yang sama dengan saat terbentuknya tata surya. Dalam teori ini disebutkan bahwa dulu matahari dikelilingi oleh kabut besar yang terdiri dari material komet. Jarak sabuk komet ini beberapa ratus kali jarak bumi ke matahari. Kemudian gangguan dari objek di luar tatasurya menyebabkan beberapa material tersebut keluar dari sabuknya sehingga memasuki tata surya. Lalu di dalam tata surya mereka dipengaruhi oleh aktivitas planet dan bintang – bintang sehingga jaraknya dengan matahari berbeda beda.

Jenis - Jenis Komet

Jenis- jenis komet dikategorikan berdasarkan bentuk komet tersebut, khususnya ekor komet itu sendiri. Adapun ekor komet yang dimaksudkan ini panjang atau pendek. Komet memang dibedakan menjadi dua jenis. Jenis-  jenis komet antara lain yaitu:

Komet Ekor Pendek

Jenis komet yang kedua adalah komet berekor pendek. Komet berekor pendek merupakan komet yang ekornya tidak terlalu panjang. Komet ini memiliki garis lintas yang sangat pendek sehingga kesempatan untuk menyerap gas di sekitar hanya sedikit. Dengan demikian ekor yang terbentuk pada komet pun tidak terlalu panjang.

Komet Ekor Panjang

Komet berekor panjang tentu saja adalah komet yang ekornya panjang. Maksudnya, komet berekor panjang adalah komet yang memiliki garis lintasan sangat jauh melalui daerah- daerah yang sangat dingin di luar angkasa sana. Dengan melewati banyak daerah yang dingin maka komet ini memiliki banyak kesempatan untuk menyerap gas- gas yang ada di sekitarnya. Kemudian ketika mendekati matahari, komet ini melepaskan gas sehingga akan membentuk koma serta ekor komet yang ukurannya sangat panjang.

Ciri - Ciri Komet

  • Komet mengitari matahari dalam waktu yang berbeda - beda dan biasanya orbit komet berbentuk elips
  • Komet terdiri dari debu dan gas
  • Komet mempunyai 3 bagian utama, inti komet, koma, dan ekor komet
  • Komet merupakan kelompok benda langit dengan diameter 8 - 25 Km yang tidak termasuk ke dalam kelompok asteroid, bintang, dan planet
Bagian - Bagian Komet

>>Inti Komet

Inti komet merupakan bagian pusat padat yang diameternya mencapai beberapa kilometer. Ini Komet terbentuk dari penguapan bahan es penyusunnya yang berubah menjadi bentuk gas. Inti komet merupakan bagian yang sangat stabil sehingga sulit terjadi perubahan bentuk dalam waktu singkat.

>>Awan Hidrogen Komet

Lapisan hidrogen merupakan lapisan yang menyelubungi bagian koma. Lapisan ini tidak tampak oleh mata manusia secara langsung. Lapisan ini tersusun oleh gas hidrogen dan diameternya bisa mencapai 20 juta kilometer.

>>Koma Komet

Koma adalah daerah kabut yang berada di sekitar inti komet. Koma terbentuk ketika komet mendekati matahari. Kemungkinan bagian koma merupakan gas hasil penguapan dari materi inti komet saat terpengaruh oleh matahari.

>>Jet Komet

Jet komet merupakan gas baru yang keluar dari titik lemah permukaan inti komet akibat pemanasan yang tidak merata. Aliran gas dan debu ini dapat menyebabkan perubahan bahkan pecahnya inti. Pernah ditemukan bahwa karbon dioksida padat dapat keluar dari inti komet, inilah yang disebut dengan jet. Pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui bahan penyusunnya ini dilakukan dengan spektrum inframerah.

>>Ekor Komet

Ekor komet merupakan gas bercahaya yang terbentuk karena terjadinya penguapan materi komet. Arah ekor komet selalu menjauhi matahari karena terhempas oleh angin matahari. Ekor komet terdiri atas 2 bagian, ekos gas “berbentuk lurus” dan ekor debu “berbentuk melengkung”. Panjang ekor komet dapat mencapai 1 – 100 juta km.




Komet Yang Pernah Terlihat Sepanjang Sejarah :

1. Komet Mellish, terlihat pada tahun 1917
2. Komet De Kock Paraskepoulos, terlihat pada tahun 1941
3. Komet Eclipse, terlihat pada tahun 1948
4. Komet Ikeya Seki, terlihat pada tahun 1965
5. Komet Bennet, terlihat pada tahun 1970
6. Komet Kohoutek, terlihat pada tahun 1973
7. Komet West, terlihat pada tahun 1976
8. Komet Halley, terlihat pada tahun 1986
9. Komet Hale Bopp, terlihat pada tahun 1997
10. Komet Mc Naught, terlihat pada tahun 2007
11. Komet Lovejoy, terlihat pada tahun 2011



Sumber :

http://www.ilmudasar.com
https://ilmugeografi.com
https://www.gurupendidikan.co.id

Penulis : Idham Mukholid

No comments:

Post a Comment